Pages

Kamis, 30 April 2009

Kenangan bersama kalian teman :-)

92 kelas yang terakhir gue tempetin di SMP Negeri 51 Jakarta. Oh 92 kangeeeen )-:
92 yang terkenal dengan bandelnya, dengan anehnya, dan dengan pinternya si JENIUS "Ahadina Rahma Zulardi" (kembaran gue hehe)
mungkin kalau engga ada kalian 92 engga akan kaya gini yaa teman-teman :(
92 tempat terakhir yg cukup bikin gue terkesan sama SMP Negeri 51 Jakarta



Teman-teman yang bikin gue ngerasa bangga pernah bersama kalian, walaupun cuma setahun kebersamaan kita tapi itu udah cukup bikin gue sayang sama kalian, seperti:
1.si tukang cabut adit, angga dan joko
2.si jail iwan, prima, dani, najib, adit, angga, joko, dika, kenny, rahmat, reky, dan hampir semua anak-anak cowo di 92
3.si korban langganan jail raihana & sarafina
4.si ketua kelas & pasangannya shidqi & firman
5.si chairmate sayang yuni
6.si kucrit hana
7.si teman terbaiiiik gue Andy Lukman Hakim
8.si teman-teman tersayaang esmi, nadhira, gita, vera, wira, fida, endah, oase, fira, anisa, indah, kusti, putri dan lainnya
Oh gue kangeeen kalian teman :'(



Reuni kemaren engga cukup buat gue untuk ilangin rasa kangen sama kalian :-(
Pengen lagi denger curhatan kamu yuni tentang cowo yang kamu suka, curhatan gita yang lagi-lagi selalu membahas Dani Dharma hehe, curhatan hana tentang segala cowonya lah, Oh andy lo orang yang selalu dengerin cerita gue sob, Shidqi hm makasih buat semua kesan yang udah kamu kasih ke aku selama di 92, esmi, wira, vera & resta yang selalu temenin gue di 92 makasih yaa, buat kembaran dina yang sangat jenius hehe dan buat semua perhatian kalian disaat gue sakit :(
Tuhan, gue kangeeeen mereka )-:



Please, temuin mereka sekali untuk gue dan gue bakal bilang "makasih buat semuanya, karena kalian gue paham akan suatu kekurangan yang bisa bikin sempurna. Karena kekurangan yang ada didiri gue bisa sempurna karna kalian"



92 miss you so much :'(

Jumat, 24 April 2009

pamer puisi yaa hehe

aduh udah lama yaa rasa nya gak nulis blog hehehe
nyaris sebulan cekaaaaaa
oiya gue mau nulis puisi gue disini, buat yang baca comment yaa (:



DIA yang tak terlupakan


kita pasti mempunyai suatu keinginan
suatu pengharapan dihati kita
apakah keinginan itu obsesi?
atau keinginan itu sesuatu yang benar-benar kita inginkan?
oh, Tuhan bolehkah aku jujur atas semua perasaan ini?
bolehkah aku menceritakan sedikit dari rasa ingin ini?

ya, seseorang yang aku inginkan
aku ingin DIA
entah, kenapa hati aku begitu membeku setelah melihatnya, mendengarnya berbicara, bercerita tentang apa yang dia rasakan
terkadang, aku tak sanggup merasakannya
begitu kuat tarikan itu Tuhan, sehingga membuatku terus terhanyut oleh rasa itu
walau hanya nol koma frekuensi yang ia berikan
rasa beku yang hingga kini tak lekas hilang
disaat dia pergi, aku mencair seakan aku runtuh, rontok
tapi disaat dia kembali, aku bisa menyusun semua runtuhan itu hingga aku membeku

mungkin, aku hanya sebatas kenangan lama untuknya
aku juga tak mengerti, apakah aku hanya seonggok surat lusuh baginya?
Tuhan, apa maksud dari yang ku rsakan ini?
aku rasa dia tahu apa yang aku rasakan
aku bisa membaca setiap nada yang dikeluarkan dari bibirnya
aku tak mengerti akan keinginan ini yang terus terhanyut oleh bayangnya

Tuhan, bolehkah aku mengeluh kepadamu?
walaupun aku benci terus mengeuluh kepadamu
tapi, aku takut salah langkah
aku mengerti apa yang aku rasakan, tapi aku terkadang bingung
apa maksud dari semua ini?
rasa yang kian lama kian membeku olehnya
setitik sentuhannya membuat perasaan ini semakin, semakin dan semakin membeku

tidak, aku tidak boleh terus seperti ini
dia bukan milik aku lagi, BUKAN MILIK AKU !
ya, aku sadar akan kalimat itu Tuhan
tapi, kenapa perasaan ini berbeda dari apa yang aku fikirkan?
aku sadar apa yang aku fikirkan, tapi aku tidak sadar apa yang aku rasakan

Tuhan, bolehkah aku menitipkan sesuatu untuknya?
sesuatu yang tak bisa aku ucapkan kepadanya, aku takut SALAH
salah mengucapkan, dan salah mengartikan kepadanya

. . . . . . . . . . .

aku bingung mengapa perasaan ini semakin melekat untukmu?
aku sadar atas ketidak sanggupanku merasakan ini semua
andai kamu duduk disamping aku, genggam tanganku walaupun itu gak lama
kamu pasti bakal ngerti, apa yang selama ini aku rasain terhadap kamu
rasa beku & mencair, merasakan kamu ada & kamu tiada lagi untuk......
aku gak sanggup